HYBE, perusahaan hiburan global asal Korea Selatan, kembali memperluas pengaruhnya di industri musik internasional dengan mengumumkan rencana membangun platform global khusus untuk talenta Afrika. Langkah ini diwujudkan melalui kemitraan strategis dengan Brandon Hixon dan Colin Gayle, manajer dari penyanyi asal Afrika Selatan sekaligus peraih Grammy, Tyla. Inisiatif ini menegaskan visi HYBE untuk melampaui K-pop dan berinvestasi pada ekosistem musik lintas budaya dengan jangkauan global.
Melalui kolaborasi tersebut, HYBE akan memberikan dukungan menyeluruh bagi artis Afrika, mulai dari distribusi global, pemasaran digital, tur internasional, produksi konten, hingga kerja sama brand. Hixon dan Gayle tetap memegang peran utama dalam manajemen artis secara kreatif, sementara HYBE memaksimalkan jaringan global dan infrastrukturnya. Tyla menjadi artis pertama yang dikembangkan dalam proyek ini dan diposisikan sebagai contoh sukses bagaimana talenta lokal bisa menembus pasar musik dunia.
Langkah HYBE ini mencerminkan perubahan besar dalam industri musik global, di mana akses terhadap platform dan jaringan distribusi kini sama pentingnya dengan kualitas karya. Artis tidak lagi bergantung pada satu pasar, melainkan dituntut untuk hadir di berbagai wilayah dengan strategi yang terintegrasi. Kolaborasi lintas negara seperti ini membuka peluang lebih luas bagi talenta dari wilayah yang sebelumnya kurang terekspos secara global.
Di Indonesia, peluang serupa juga tersedia melalui ekosistem lokal. Wahana Music Network hadir sebagai mitra bagi para pemusik Indonesia untuk mendistribusikan musik ke berbagai platform digital, memperluas jangkauan audiens, serta membuka peluang kolaborasi dan pengembangan karier. Dengan dukungan jaringan yang tepat, musisi Indonesia memiliki kesempatan lebih besar untuk menembus pasar yang lebih luas dan bersaing di level global sejalan dengan arah baru industri musik dunia.
